Pages

Kamis, 24 Maret 2011

Pasti yang terbaik!

Dari 7 bersaudara yng meneruskan bisnis usaha orangtua , buka toko kaset hanya saya.Adik-adik tidak ada yang meneruskan.Setelah berkecimpung hampir  39  tahun toko harus ditutup.Berat sekali putus dengan perkasetan.Bukan karena sepi karena yang saya jual CD,VCD,majalah,buku renungan  &  buku Rohani,ada kue-kue,snacks,mainan,sandal,gambar tempel dll.Pergumulan ini memakan waktu 1 tahun.
Alasan utama adalah kami sebagai orangtua tidak dapat memberikan waktu & perhatian yang cukup untuk ke-2 buah hati kami.Suami sering harus meninggalkan keluarga dalam  waktu yang lumayan lama untuk bertugas di luar negeri.Saya sibuk melayani pembeli di toko.Bukan karena tidak ada karyawan,tapi saya suka turun tangan sendiri.
Waktu bertemu anak relatif  pendek.Bertemu setelah mereka pulang sekolah,numpang makan sebentar,lalu mereka harus les pelajaran hingga larut malam.Akhirnya saya menyerah untuk kebaikan keluargaku.Saya tidak ingin menyesal kemudian hari karena keegoisan saya.
Terlalu lelah,bangun jam 03 dini hari masak.Selesai masak,saya persiapkan bekal anak,lalu saya mandi.Lalu saya antar anak saya yang besar dengan kendaraan umum.Pulang mengantar,saya ke pasar.Lalu mengajar anak saya yang kecil.Selesai atau jam 9 pagi saya buka toko hingga 18.30.Pulang pekerjaan rumah tangga menunggu.Kami tinggal di rumah kontrakan.Kamar tidur cuma ada 1 bh.Saya tidak rutin untuk masak setiap hari.Lebih banyak jajan di luar.
Dalam mengambil keputusan,saya bawa dalam doa.Satu hal saya yakini bahwa Tuhan telah mempersiapkan yang terbaik untuk keluarga kami.Karier suami saat itu sudah lumayan baik.Akhirnya saya tutup toko tersebut.Saya bisa lebih dekat dengan anak-anak sambil usaha sambilan.
Saat ini kehidupan kami lebih baik.Komunikasi lebih lancar dengan anak-anak.Kami bisa curhat,lebih menyayangi & memberi  perhatian.Dahulu masak paling lama hanya sempat seminggu,kini saya masak setiap hari.Menyiapkan masa depan yang lebih baik.Kami berenang bersama,saya punya waktu belajar gunting rambut,belajar membuat kue,belajar/mencoba resep masakan.Dan masih banyak rencana lainnya.Dengan kasih Tuhan,suami kini bekerja di perusahaan dimana dia tidak perlu lagi ke luar negeri,tidak lagi  meninggalkan keluarga dalam waktu yang lama.
Walau tidak semua rencana bisa terlaksana,tapi saya bersyukur  mempunyai anak yang sehat,suami yang baik dsb.Lebaran tidak kemana-mana,saya gunakan mempraktekkan membuat kue.Semua senang.Syukur itu nikmat!Banyak orang tidak bisa bersyukur karena tidak terima keadaan.mengasihani diri,serakah,iri hati dsb.
Keinginan untuk buka toko lagi masih ada.Anak-anak & suami mendukung.Tinggal tunggu tanggal mainnya.Dgn tetap memprioritaskan keluarga.Count your blessings! 

Merry Sri Fatmadewi

0 komentar:

Posting Komentar

Protected by Copyscape Duplicate Content Detection Tool

Delete this element to display blogger navbar