Senin, 27 Oktober 2014

SUMPAH! GUE PEMUDA!

SUMPAH! GUE PEMUDA!


Sumpah! Gue Pemuda!
Bukan sekadar pemuda
Gue adalah pemuda berguna
Yang tidak hanya asik dengan dunia maya


Sumpah! Gue Pemuda!
Yang akan maju paling depan
Saat sang Garuda dilahap setan
Setan yang membawa-bawa nama Tuhan

Sumpah! Gue Pemuda!
Yang sadar bahwa bukan cume gue yang ada di sini
Yang tidak menganggap dunia ini milik kalangan sendiri
Yang sadar bahwa hidup memang harus saling berbagi dan mengisi

Sumpah! Gue Pemuda!
Yang akan menghiasi dunia dengan karya
Bukan yang hanya bisa banyak gaya
Lenggak-lenggok di depan kamera


Salam,
Nuryanto Gracia

Kamis, 02 Oktober 2014

SULAP SEBAGAI METODE KREATIF


SULAP SEBAGAI METODE KREATIF

Banyak yang menyamakan sulap dengan kebohongan, sehingga banyak yang alergi dengan sulap. Setiap orang yang menonton sulap, langsung menghakimi bahwa si pesulap sedang berbohong. Pesulap akhirnya bingung bagaimana cara bermain sulap yang tidak perlu berbohong. 

Di lain pihak, para pekerja motivasi, butuh kreasi baru agar pesan yang disampaikannya dapat diberikan dengan cara yang menarik. Para pekerja motivasi yang dimaksud bisa pendeta, ustadz, motivator, guru dan trainer. 

Untuk menjawab dua kebutuhan tersebut, saya memberikan satu jawaban, yaitu "Karet Motivasi."
Tahun ini, saya menerbitkan buku berjudul "Karet Motivasi." Buku ini akan menuntun setahap demi setahap bagaimana sulap dapat dimainkan tanpa berbohong, bahkan sulap yang dimainkan akan jauh lebih memiliki makna. Buku ini juga akan membantu para pekerja motivasi untuk lebih kreatif menyampaikan pesan.

Sulap sesungguhnya adalah salah satu metode kreatif yang bisa digunakan untuk mengkreasi banyak hal, mulai khotbah, dakwah, cerita, motivasi bahkan juga puisi.

Puisi? Main sulap sambil membaca puisi? Iya betul, jika tidak percaya silakan saksikan video ini



Sulap sebagai metode kreatif akan membantu kita menyampaikan sesuatu dengan lebih kreatif, bukan sekadar bohong-bohongan.

Bagikan

Delete this element to display blogger navbar