Pages

Minggu, 12 September 2010

PROSES TERBENTUKNYA ALKITAB

Apakah Alkitab yg ada pada kita sekarang turun begitu saja dari langit? ataukah ada prosesnya sehingga terbentuk seperti sekarang? ya tentunya ada. proses itu dinamakan kanonisasi.

Kanonisasi Alkitab
Kata “kanon” berasal dari kata Yunani kanōn dan kanē (yang merupakan kata pinjaman dari bahasa Semit kaneh) yang berarti “tongkat pengukur.” Jadi, kanon Alkitab menunjuk pada sekumpulan kitab yang dengan ukuran tertentu sekaligus menjadi ukuran iman, ajaran dan tradisi Kristen.

Persoalan awal kanonisasi justru terletak pada isu: Apa yang menjadi ukuran dalam menentukan kanon? Apa kanon bagi kanon? Hal ini akan dibahas lebih lanjut belakangan. Namun cukup untuk sementara mengatakan bahwa pertanyaan singkat di atas ternyata menghasilkan kepelbagaian pandangan dan hasil kanonisasi itu sendiri; mulai dari Gereja Katolik Roma hingga gereja-gereja Protestant. Karena proses kanonisasi Alkitab berbeda antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, maka masing-masing akan dibahas secara tersendiri.
Kanonisasi Perjanjian Lama
Alkitab Ibrani sering dikenal dengan nama TaNaKH (Torah, Nevi’im dan Ketuvim – kitab-kitab Taurat, kitab-kitab para nabi dan kitab-kitab lain). Proses kanonisasi PL yang pertama dikenal berlangsung pada masa pemerintahan raja Yosia (622 BCE), yang sering diberi nama Gerakan Reformasi Deuteronomis. Gerakan ini berhasil menghimpun (dan mengedit) dari berbagai sumber menjadi satu kumpulan Taurat (Torah) yang terdiri dari 5 kitab.

Kitab nabi-kabi ditambahkan kemudian oleh para imam yang dibuang ke pembuangan (586-539 BCE). Yang disebut kitab nabi-nabi (nevi’im) terdiri atas kumpulan kitab nabi-nabi terdahulu (Yosua, Hakim-hakim, Samuel dan Raja-raja) dan kumpulan kitab nabi-nabi terkemudian.

Bagian ketiga kanon Alkitab Ibrani (ketuvim) ditambahkan setelah mereka pulang dari pembuangan, kemungkinan besar pada masa Ezra dan Nehemia. Termasuk di dalamnya: Mazmur, Amsal, Ayub, 5 Megillot (Kidung Agung, Ruth, Ratapan, Pengkotbah, dan Ester), Daniel, Ezra dan Nehemia (sebagai satu buku) dan Tawarikh.

Yang menarik, kutipan-kutipan yang mengacu pada Alkitab Ibrani, yang banyak dijumpai di PB, sebenarnya mengacu pada tiga kumpulan kitab-kitab di atas, yang masih berada pada bentuk yang tidak ketat. Yesus, misalnya, sering mengacu pada “hukum Taurat dan kitab para nabi” (Mt. 5.17; 7.12; 22.40; Lk. 16.16) dan sekali pada “kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur” (Lk. 24.44).

Baru pada tahun 70 CE, setelah runtuhnya Yerusalem, pemuka-pemuka Yahudi mengadakan Sidang Sinode di Jamnia, untuk menentukan secara pasti kitab-kitab apa yang diakui dan masuk ke dalam Alkitab Ibrani. Di sidang itulah kanon PL bagi orang-orang Yahudi diputuskan secara final.

Namun ini tidak berarti bahwa dengan sendirinya kanon Ibrani itu menjadi kanon PL umat Kristen. Gereja Kristen perdana menerima Alkitabnya (PL) dari orang-orang Yahudi berbahasa Yunani. Tentu saja Alkitab yang mereka terima adalah Alkitab yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani (sering disebut “Alkitab Alexandria”), yang dikenal dengan nama Septuaginta atau LXX (karena dikerjakan oleh sekitar 70 ahli dari Alexandria).

Perbedaan paling mencolok antara “Alkitab Ibrani” dan “Alkitab Alexandria” terletak pada klasifikasi yg dipergunakan dan jumlah kitab yang dikoleksi masing-masing. Jika Alkitab Ibrani memakai klasifikasi TANAKH, Alkitab Alexandria memakai klasifikasi berdasarkan jenis sastranya (sejarah, puisi, kebijaksanaan dan nabi-nabi). Jumlah yang dikoleksi masing-masing Alkitab juga berbeda.

Dalam tulisan bapa-bapa gereja (misalnya Augustinus, Origenes dan Athanasius), kitab-kitab tambahan yang tidak termasuk dalam Alkitab Ibrani dikutip dan diakui sebagai kitab suci pula.

Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan perdebatan sengit antara gereja Katolik dan gereja Protestan. Sementara gereja Katolik Roma mengakui “Alkitab Alexandria” yang dipakai dalam kehidupan gereja selama ini sebagai dasar pembentukan Alkitab PL Kristen, gereja Protestan mengakui “Alkitab Ibrani” sebagai Alkitab PL Kristen. Kitab-kitab lain yang ada di dalam “Alkitab Alexandria” dan yang tidak ada di dalam “Alkitab Ibrani” itu kemudian disebut sebagai deuterokanonika (sebutan oleh gereja Katolik) atau kitab-kitab apokrif (sebutan oleh gereja Protestan, yang artinya: “tersembunyi”).

Agak sukar mendaftarkan kitab-kitab apa saja yang ditambahkan ke dalam LXX, karena LXX sendiri memiliki beberapa versi. Misalnya dikenal tiga versi yang paling penting: Codex Vaticanus (abad ke-4), Codex Alexandrinus (abad ke-5) dan Codex Sinaiticus (abad ke-4). Namun prinsipnya: LXX inilah yang kemudian diterima oleh Gereja Katolik Roma sebagai dasar Alkitab PL. Di dalam Konsili Trente (1546) ditetapkanlah berdasarkan LXX, susunan Alkitab PL yang diakui oleh Gereja Katolik Roma. Daftar kitab-kitab lain (apokrif) dalam Kitab Suci PL menurut Gereja Orthodox ternyata lebih panjang lagi.
Genesis
Exodus
Leviticus
Numbers
Deuteronomy
Joshua
Judges
Ruth
1 Samuel
2 Samuel
1 Kings
2 Kings
1 Chronicles
2 Chronicles
Ezra
Nehemiah
Tobit
Judith
Esther
(+ additions to Esther)
1 Maccabees
2 Maccabees
Job
Psalms
Proverbs
Ecclesiastes
Song of Songs
Wisdom of Solomon
Sirach (Ecclesiasticus)
Isaiah
Jeremiah
Lamentations
Baruch
(includes Letter of Jeremiah)
Ezekiel
Daniel
(+ Susanna & Bel and the Dragon)
Hosea
Joel
Amos
Obadiah
Jonah
Micah
Nahum
Habakkuk
Zephaniah
Haggai
Zecariah
Malachi
Dalam praktik, masalah kemudian muncul, karena beberapa doktrin gereja Katolik memperoleh dasarnya dari kitab-kitab deuterokanonika ini. Misalnya: ajaran mengenai arwah dan api penyucian (2 Makabe 12:38-45). Jadi, sebenarnya, pertanyaan “siapa yang menambahi Alkitab?” (pertanyaan dari kalangan Protestan) atau “siapa yang mengurangi Alkitab?” (pertanyaan dari kalangan Katolik) bermuara dari perbedaan ini.
Kanonisasi Perjanjian Baru
Kanonisasi Perjanjian Baru memiliki latar belakang yang jauh berbeda. Sejak gereja perdana, Kristus yang bangkit menjadi “ukuran iman” (rule of faith, regulum fidei). Iman pada Kristus itu diturunalihkan dari satu generasi ke generasi lain, baik melalui tradisi oral (kisah kehidupan, kematian dan kebangkitan Kristus) maupun melalui surat-surat dari para rasul kepada jemaat-jemaat.

Namun, masalahnya kemudian, ketika Injil tersebar dan bersentuhan dengan banyak budaya, filsafat dan agama, “Kristus yang bangkit” sebagai regulum fidei itu kemudian diinterpretasi secara berbeda dan bahkan berlawanan satu dengan yang lain, yg muncul lewat banyak tulisan, injil dan surat. Banyak dari ajaran-ajaran tersebut di kemudian hari dicap sebagai unorthodox atau heretic.

Kebutuhan menjawab ajaran-ajaran yang unorthodox ini dibarengi dengan kesadaran bahwa tradisi oral yang mengandalkan memori tidaklah dapat bertahan lama, selain juga bahwa saksi-saksi pertama (para rasul) tidak akan tinggal bersama jemaat selamanya. Karena itulah injil-injil mulai ditulis, menambah koleksi surat-surat rasuli lainnya, yang sudah terlebih dahulu beredar dan diperbanyak di antara jemaat-jemaat.

Dengan makin menguatnya ajaran-ajaran sesat dan makin meluasnya perkembangan Injil, maka muncul dua kebutuhan mendasar: ditetapkannya kanon baru (untuk mendampingi kanon PL) dan dirumuskan kredo-kredo yang menjadi intisari pengajaran rasuli. Kanonisasi PB berlangsung melalui proses yang panjang, sampai akhirnya diputuskan dalam Konsili Carthage (419). Daftar yang muncul di konsili itulah yang kita miliki hingga sekarang, yang diakui oleh seluruh gereja Kristen.
100 CE
200 CE
250 CE
300 CE
400 CE
Bagian-bagian yang berbeda dari PB ditulis pada masa ini namun belum terkoleksi dan didefinisikan sebagai “Kitab Suci.” Para bapa gereja (Polikarpus, Ignatius, dll) mengutip dari Injil-injili dan surat-surat Paulus, selain dari tulisan lain dan sumber-sumber oral.

Surat-surat Paulus dikumpulkan pada akhir abad pertama. Matius, Markus dan Lukas dikumpulkan bersama-sama sekitar tahun 150 CE.
PB di gereja Roma (“Muratorian Canon”)
PB yang dipakai oleh Origenes
PB yang dipakai oleh Eusebius
Konsili Kartage (419)
Empat injil
Kisah
Surat-surat Paulus:
Roma
1&2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1&2 Tesalonika
1&2 Timotius
Titus
Filemon
Yakobus
1&2 Yohanes
Yudas
Wahyu Yohanes
Wahyu Petrus
Kebijaksanaan Salomo
Empat injil
Kisah
Surat-surat Paulus:
Roma
1&2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1&2 Tesalonika
1&2 Timotius
Titus
Filemon
1 Petrus
1 Yohanes
Wahyu Yohanes
Empat injil
Kisah
Surat-surat Paulus:
Roma
1&2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1&2 Tesalonika
1&2 Timotius
Titus
Filemon
1 Petrus
1 Yohanes
Wahyu Yohanes
(kepengarangan diragukan)
Empat injil
Kisah
Surat-surat Paulus:
Roma
1&2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1&2 Tesalonika
1&2 Timotius
Titus
Filemon
Ibrani
Yakobus
1&2 Petrus
1,2&3 Yohanes
Yudas
Wahyu Yohanes
Dipakai untuk pribadi namun tidak untuk ibadah umum
Diperdebatkan
Diperdebatkan namun dikenal secara baik
Dikeluarkan
Gembala Hermas
Yakobus
2 Petrus
2&3 Yohanes
Yudas
Gembala Hermas
Surat Barnabas
Pengajaran 12 Rasul
Injil Ibrani
Yakobus
2 Petrus
2&3 Yohanes
Yudas
Gembala Hermas
Surat Barnabas
Injil Ibrani
Wahyu Petrus
Kisah Petrus
Didache
Apakah kriteria yang dipakai untuk menentukan diterima tidaknya sebuah kitab? Setidaknya ada empat kriteria dasar:
  1. Kerasulan. Sebuah kitab diterima sejauh terbukti meneruskan tradisi rasuli, yaitu para murid Yesus.
  2. Ortodoksi. Sekalipun harus diakui bahwa masing-masing kitab memiliki keunikan masing-masing yang membuat keseluruhan Alkitab berwujud sebuah “diversity”, namun diakui pula bahwa masing-masing Alkitab memiliki kesatuan (unity) yang berporos pada iman yang sama pada Kristus yang bangkit dan dimuliakan.
  3. Antiquity. Yang diakui adalah kitab-kitab yang lebih kuno atau yang paling dekat dengan peristiwa Yesus.
  4. Pemakaian dalam Komunitas. Hanya kitab-kitab yang dipakai secara meluas oleh jemaat yang dimasukkan ke dalam kanon.

Joas Adiprasetya

KEBAKTIAN ANJING

Beribadah bukan hanya untuk manusia, hal ini diterapkan oleh Gereja Calvary Episcopal.

Mereka membuka layanan kebaktian untuk anjing.

Gereja yang terletak di Massachusetts ini berencana membuka layanan kebaktian setiap bulannya bagi para anjing.

Layanan itu nantinya diberi nama "Perfect Paws Pet Ministry" atau "Layanan Binatang Peliharaan Sempurna," yang ditujukan untuk memberikan area bagi para anjing dan pemiliknya agar nanti berpeluang membawa anjing ke surga.

Layanan itu nantinya dibuka pada Senin ketiga setiap bulannya, lengkap dengan perjamuan bagi para manusia dan berkat istimewa bagi peliharaannya.

Para anjing akan mendapatkan perlakuan khusus.Pihak gereja menyatakan bahwa, hewan yang berlaku baik dan menggunakan rantai kekang bisa datang menghadiri layanan itu.

Orang-orang bisa mengirimkan kertas doa jika hewan peliharaannya sakit, tidak ramah dengan hewan lainnya atau mati.

Pendeta Thea Keith-Lucas mengatakan, seperti dilansir AP, Kamis (6/5/2010) bahwa, selagi melakukan pelayanan doa, para anjing tidak akan dilarang untuk menggonggong.

Karena dengan demikian mereka menyampaikan doanya.

Sumur Lembusura

Kerajaan Majapahit dipimpin oleh seorang raja yang adil dan bijaksana bernama Brawijaya. Beliau mempunyai seorang putrid cantik jelita bernama Dyah Ayu Pusparani. Saat itu sudah saatnya Dyah Ayu mempunyai pedamping hidup. “Anakku, kau harus segera menentukan calon pendampingmu,” kata raja Brawijaya kepada putrinya. Dyah Ayu Pusparani tidak menanggapi ucapan ayahandanya, bahkan mengalihkan pembicaraan ke hal lain. Ayahandanya tetap mendesak terus agar Dyah Ayu Pusparani secara bijaksana segera memutuskan pilihan pendamping hidupnya. Akhirnya, Dyah Ayu Pusparani menyerahkan pilihan jodohnya kepada ayahandanya.

Untuk menentukan pilihan yang tepat sebagai suami Dyah Ayu Pusparani, Raja Brawijaya bingung. Untuk mengatasi masalah ini, Raja Brawijaya mengeluarkan sayembara. Sayembara segera diumumkan.”Barang siapa yang berhasil merentang busur Kyai Garudayaksa dan sanggup mengangkat gong Kyai Sekardelima, dialah yang berhak mempersunting Dyah Ayu Pusparani”.

Setelah sayembara tersebut diumumkan, raja dan pangeran dari berbagai negeri berdatangan untuk mengadu keberuntungan. Termasuk raja dan pangeran yang pernah ditolak lamarannya. Bahkan ada yang tangannya tiba-tiba patah karena memaksa diri merentang busur Kyai Garudayaksa. “Aduh, pinggangku patah,” teriak seorang pangeran yang mencoba mengangkat Gong Kyai Sekardelima yang besar dan berat itu.

Melihat tidak ada orang yang mampu memenangkan sayembara, Raja Brawijaya memberi perintah kepada Mahapatih agar sayembara segera diberhentikan. “Tunggu! Aku belum mencoba!" teriak seorang pemuda berkepala seekor lembu. Raja Brawijaya meluluskan permintaan seorang pemuda itu. "Siapa namamu?" tanya Brawijaya. "Lembusura." jawab pemuda itu tegas. Ia segera merentang busur Kyai Garudayaksa dan berhasil. Tepuk tangan penonton membahana memenuhi alun-alun. Lembusura segera menghampiri Gong Sekardelima yang besar itu. Gong segera diangkatnya bagaikan mengangkat kapas. Sekali lagi tepuk tangan menggema tak henti-hentinya.

Di balik kegembiraan Lembusura itu, Dyah Ayu Puparani tampak sedih bahkan sampai meneteskan air mata. "Aku tidak mau bersuami orang yang berkepala binatang!" seru Dyah Ayu Pusparani, sambil menahan tangis. Raja Brawijaya mendengar ucapan putrinya itu langsung terkulai. Namun, Raja Brawijaya tidak mau martabat raja diremehkan. Seorang raja harus menepati janji. Apalagi dirinya dikenal sebagai seorang raja yang adil dan bijaksana. Maka mau tidak mau Dyah Ayu Pusparani harus menerima Lembusura sebagai suaminya.

Hari peresmian perkawinan antara Dyah Ayu Pusparani dengan Lembusura telah ditentukan. Semakin mendekati hari perhelatan itu, Dyah Ayu semakin resah gelisah. Ia tidak mau makn dan minum. Badannya semakin kurus, matanya cekung, rambutnya pun mulai rontok. Seorang Inang pengasuh menemani dengan setia. "Jika Tuan Puteri tidak mau dijodohkan dengan pemuda berkepala lembu itu, Tuan Puteri harus bisa mencari jalan keluar," kata Inang pengasuh. Mendengar ucapan Inang Pengasuh, Dyah Ayu Pusparani berniat meninggalkan istana. Namun, Inang Pengasuh mencegahnya.

Lantas mereka berembug untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Inang Pengasuh mengusulkan agar Dyah Ayu Pusparani minta sebuah syarat yang harus dapat dipenuhi oleh Lembusura. Adapun syarat tersebut adalah Lembusura harus dapat membuatkan sebuah sumur di puncak gunung Kelud. Sumur tersebut diperuntukkan mandi berdua jika setelah selesai acara peresmian perkawinan. Dengan begitu pasti Lembusura mau menerimanya. "Aku akan segera menyampaikannya," kata Dyah Ayu Pusparani.

Lembusura menerima syarat yang diajukan Dyah Ayu Pusparani. Di pagi hari yang cerah, Lembusura segera menuju puncak gunung Kelud. Ia yakin dengan kesaktian yang dimilikinya permintaan calon istrinya dapat segera terpenuhi. Lembusura mulai menggali tanah dengan sepasang tanduknya. Tidak lama kemudian lubang galian sumur sudah cukup dalam. Lembusura sudah tidak tampak lagi dari bibir sumur. Dyah Ayu Pusparani semakin khawatir, karena jika Lembusura dapat menemukan air, itu berarti dirinya harus rela kawin dengan Lembusura. "Ananda mohon gagalkan usaha Lembusura membuat sumur," pinta Dyah Ayu Pusparani kepada ayahandanya. Raja Brawijaya berusaha menemukan cara yang terbaik.

Timbun batu-batu besar dan tanah!" perintah Raja Brawijaya kepada para prajuritnya. Dalam sekejap Lembusura sudah terkubur di dalam sumur. Namun, karena sakti, dia masih bisa mengancam Brawijaya. "Brawijaya! Engkau raja yang licik! Meskipun ragaku terkubur hidup-hidup di dalam sumur, tetapi aku masih bisa membalas kelicikanmu! Setiap dua windu sekali, aku akan merusak seluruh wilayah kerajaanmu!" Setelah Lembusura mengucapkan kata-kata itu, suasana kembali tenang. Namun, Raja Brawijaya dan putrinya ketakutan.

Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, Raja Brawijaya memerintahkan kepada para prajuritnya untuk membangun tanggul pengaman. Para prajurit segera melaksanakan tugas. Tanggul pengaman segera berdiri kokoh. Kemudian tanggul itu diberi nama Gunung Pegat. Tetapi, pembalasan Lembusura datang juga. Jika gunung Kelud meletus, para penduduk menganggap akibat amukan Lembusura untuk membalas dendam kelicikan Raja Brawijaya.

Moral : Sebuah janji harus ditepati. Apabila kita tidak menepati janji, bisa jadi akan berakibat hal-hal yang buruk. Misalnya timbul rasa kecewa dan dendam. Apabila kita tidak bisa menepati janji, janganlah memberi janji kepada siapapun.

Sumber : Elexmedia
Tanjung Menangis

Dahulu kala terdapat kerajaan besar di Pulau Halmahera. Rajanya belum lama meninggal dunia. Ia meninggalkan dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Mereka bernama Baginda Arif, Putra Baginda Binaut, dan Putri Baginda Nuri. Putra Baginda Binaut sangat menginginkan kedudukan sebagai raja untuk menggantikan ayahnya. Keinginan itu disampaikan kepada patih kerajaan. “Aku harus menggantikan kedudukan ayahku.” Kata Binaut kepada sang Patih dengan penuh keyakinan.

Agar sang Patih ikut mendukung rencana tersebut, maka Binaut memberi janji bahwa jabatan sang Patih akan tetap dipertahankan, dan ia akan diberi hadiah emas berlian. Berkat bujuk rayu dan janji itulah, Sang Patih bersedia mendukung Binaut menjadi raja. Sang Patih segera mengatur para pengawal kerajaan untuk menangkap Sri Baginda Ratu, Putra Baginda Arif dan Putri Baginda Nuri. Setelah ditangkap, mereka dijebloskan di penjara bawah tanah.

“Kanda Binaut benar-benar kejam! Tamak! Tak tahu diri!” umpat Putri Baginda Nuri dengan penuh emosi. Namun, Sri Baginda Ratu meminta agar Nuri bersabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan ini. “Yang benar akan tampak benar dan yang salah akan tampak salah. Dan yang salah itu, kelak akan mendapatkan hukuman yang setimpal,” kata Sri Baginda Ratu menghibur dengan penuh keibuan, betapapun sangat sakit hati melihat kekejaman putra kandungnya.

Binaut merasa gembira setelah menjebloskan ibu dan saudara kandungnya ke penjara. Ia mengumumkan kepada rakyat kerajaan bahwa Sri Baginda Ratu dan putra-putrinya mengalami musibah di laut. Saat itu pula, Putra Baginda Binaut minta kepada para pembesar istana untuk segera dilantik menjadi raja. Sejak itu, Sri Baginda Binaut bersikap angkuh dan tinggi hati. Ia menganggap sebagai raja yang paling berkuasa di muka bumi ini.

Demi kepentingan dirinya, ia memerintahkan kepada seluruh rakyat kerajaan agar bekerja giat untuk membangun istana megah. Selain itu, diberlakukan berbagai pungutan pajak, diantaranya pajak hasil bumi, pajak hewan, pajak tanah. “Bukan main! Raja Binaut penghisap dan penindas rakyat!” kata salah seorang penduduk kepada yang lain. Mereka mengeluh dengan peraturan yang dikeluarkan Raja Binaut yang sangat merugikan rakyat. Tetapi, mereka takut membantah, apalagi berani melawan perintah raja, pasti kena hukuman berat.

Ada seorang pelayan istana raja bernama Bijak. Ia melarikan diri dari istana dan membentuk sebuah pasukan tangguh melawan raja Binaut. Paling tidak, mereka dapat membebaskan Sri Baginda Ratu dan putra-putrinya. “Kita harus segera bertindak menyelamatkan mereka,” kata Bijak dengan penuh harap. Hal ini didukung teman-temannya.

Waktu itu, banyak para pegawai istana yang telah membelot bergabung dengan Bijak. Bijak pun telah mempelajari bagaimana mengadakan penyelamatan itu. Bila penyelamatan berhasil, direncanakan mengadakan penyerangan ke istana Raja Binaut. Berkat kepemimpinan Bijak, dalam sekejap mereka berhasil menyelamatkan Sri Baginda Ratu dan putra-putrinya yang dipenjara Binaut. Mereka langsung dibawa ke hutan.

“Kuucapkan terima kasih tak terhingga,” ucap Sri Baginda Ratu dengan tersendat. Mereka tampak kurus kering karena selama dipenjara di bawah tanah jarang makan dan minum. Bijak pun menyampaikan kepada Sri Baginda Ratu akan mengadakan penyerangan ke istana. Tetapi, Sri Baginda Ratu tidak setuju, ia tidak mau berlumuran darah bangsanya sendiri. Ketamakan, kebengisan, iri dan dengki akan kalah dengan doa permohonan yang disampaikan kepada Tuhan.

Raja Binaut berlaku semena-mena terhadap rakyatnya. Sang Patih yang selalu mendukung keputusan Raja Binaut lama-kelamaan tidak senang dengan perilaku Raja. Tetapi ia tidak berani mengeluarkan sikap yang melawan. Kalau itu dilakukan pasti ia langsung dipecat dan dijebloskan penjara. Saat itu penjara penuh dengan tahanan. “Siapa yang melawan Raja, hukuman penjaralah tempatnya.” Itulah kesombongan Raja Binaut. Karena ia merasa yang paling berkuasa dan paling tinggi.

Namn tak disangka, sebuah bencana alam terjadi. Sebuah gunung meletus dengan sangat dahsyat. Lahar panas mengalir ke segala penjuru. Istana Raja Binaut pun menjadi sasaran lahar panas. Ternyata sebagian besar lahar panas telah meluluh lantakkan bangunan istana yang baru saja selesai dibangun dari hasil keringat rakyat. Raja Binaut kebingungan mencari perlindungan. Ia lari pontang-panting tak tahu arah tujuan.

Anehnya, lahar seolah-olah mengejar kemanapun Raja Binaut lari. “Tolong-tolong!” teriak Binaut. Lahar panas itu sedikit demi sedikit menempel di kaki Binaut. Seketika itu juga kakinya melepuh dan kulitnya terkelupas. Ia berusaha untuk tidak berhenti berlari. Lahar panas mulai menjalar ke tubuhnya. Ia sangat tersiksa. Ketika ia mengalami siksaan lahar panas itu ia ingat ibunya. Ia mohon ampun. “Ampunilah aku, bu! Maafkanlah aku, bu! Aku sudah tidak kuat menanggung penderitaan ini! Aku tidak akan mengkhianati ibu, kakak Arif dan adik Nuri lagi. Maafkanlah aku! Ibu! Ibu!” teriak Binaut karena kesakitan. Namun teriakan itu hilang perlahan-lahan dan akhirnya ia meninggal.

Jasad Binaut terdampar di sebuah pantai. Seketika itu juga tempat itu berubah menjadi sebuah Tanjung. Konon, tanjung itu sering terdengar orang menangis minta belas kasihan karena mengalami siksaan yang amat sangat. Kini tempat terdamparnya Binaut itu dinamakan Tanjung Menangis.

Moral : Moral : Sifat iri, dengki dan tamak akan membawa celaka dan pembalasan setimpal. Karenanya jauhilah sifat-sifat tersebut.

Sumber : Elexmedia

HP Pertama

Martin Cooper merupakan penemu ponsel yang digunakan lebih dari separuh populasi dunia. Handset pertama dilahirkannya pada 1973 dengan bantuan tim Motorola dengan berat dua kilogram. Ketika dia menderita di jalanan New York dan membuat panggilan ponsel pertama dari prototipe ponselnya, dia tidak pernah membayangkan perangkat buatannya itu akan sukses suatu saat. Untuk memproduksi ponsel pertama, Motorola memerlukan biaya setara dengan US$1 juta. “Di 1983, ponsel portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta) hari ini,” ujarnya.

Cooper mengatakan bahwa timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua bahan ke dalam sebuah ponsel untuk pertama kalinya. Namun akhirnya desainer industri telah melakukan pekerjaan super dan insinyur menyelesaikan dua kilogram perangkat ponsel pertama.

“Bahan yang sangat penting untuk ponsel pertama adalah baterai dengan berat empat atau lima kali daripada ponsel yang ada saat ini. Waktu hidup baterai 20 menit, tetapi hal tersebut bukan masalah karena pengguna tidak akan menggunakannya selama itu,” ujarnya.

Setelah memproduksi ponsel, tantangan terbesar adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung panggilan ponsel mobile. “Tantangannya adalah menciptakan jaringan dengan hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia,” imbuhnya. Dia dan timnya berharap bahwa suatu hari setiap orang bisa memiliki handset mereka sendiri.

“Faktanya kami bergurau dengan mengatakan di masa depan, ketika seseorang lahir maka harus menandatangani sebuah nomor telepon dan jika tidak menjawab panggilan telepon, maka pengguna akan meninggal. Kami tidak memiliki bayangan dalam waktu 35 tahun separuh manusia di bumi akan memiliki ponsel dan mereka memberikan ponsel kepada orang lain secara cuma-cuma,” katanya.

Pada awalnya ponsel secara resmi dibuat untuk menolong dokter dan staf rumah sakit meningkatkan komunikasi mereka. Cooper berharap perangkat ini akan membantu keamanan dan kebebasan bagi orang-orang, tetapi ternyata implikasi sosial yang muncul melebihi pemahaman Cooper hampir selama empat dekade lalu.

“Kami tidak pernah mengira bahwa hal seperti Facebook dan Twitter dan semua konsepnya akan terjadi di dalam ponsel,” terangnya.

Generasi baru yang disebut sebagai ponsel pintar telah merevolusi industri ponsel mobile dan mengubah cara orang menggunakannya. Teknologi dalam handset telah berubah fokus dari ‘voice’ menjadi fungsi lainnya semacam pemutar media portabel, jelajah web dan kamera.

Dengan mempelajari keseluruhan teknologi, Cooper percaya bahwa operator dan produsen ponsel telah mengubah handheld ponsel menjadi layaknya monster.

“Buku petunjuk saat ini lebih besar dan berat bila dibandingkan dengan ponsel itu sendiri,” ujar Cooper. “Teknologi yang baik adalah intuitif, ponsel memaksa tiap orang menjadi seorang insinyur.”

Tetapi Cooper masih menikmati menguji coba ponsel terbaru, karena dia ingin memahami inovasi yang terjadi di pasar ponsel. “Anda harus menyelam ke dalam produk dan menggunakannya untuk lebih memahami, itulah mengapa saya memiliki sebuah ponsel baru setiap satu atau dua bulan,” ujar Cooper.

Seiring dengan perkembangan ponsel ke generasi ke-empat, dengan fitur baru di setiap pembaruannya, penemu ponsel tersebut mengatakan bahwa handset di masa depan harus bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan pengguna. “Teknologi membuat hidup lebih baik, lebih nyaman, aman, mendidik, menghibur dan sebagian besar membuat lebih produktif dan sehat,” ujar Cooper.

Dalam terminologi pengembangan fisik ponsel yang telah mengecil dari awalnya seukuran batu bata, dia percaya bahwa pengguna masa depan akan bisa berbagi dengan perangkat tersebut.

“Ponsel dalam jangka panjang akan bisa dimasukkan ke bawah kulit belakang telinga dengan komputer canggih yang akan membuat kerja lebih keras,” tegasnya.

http://koranbaru.com/cerita-tentang-hp-pertama-di-dunia-seberat-2-kg/

Senin, 19 April 2010

Silangan Ajaib

Effects : Trik Ini mudah dipelajari dan Susah ditebak Orang.Anda mampu memprediksi Angka yang dibuat Sukarelawan secara acak dan dengan menjumlahkannya dengan akhir Coretan.

Catatan : Pada poin 2,3,4,dan 5 ada tulisan saya yang di Tebalkan atau di Bold itu tandanya Melakukan itu dalam hati atau secara diam-diam dengan cepat

Prosedur :
1. Minta 3 ( Tiga ) Sukarelawan untuk menulis 3 Angka yang berbeda-beda,Misalnya :
Sukarelawan 1 : 123
Sukarelawan 2 : 978
Sukarelawan 3 : 666

2. Katakan kepada Semua Sukarelawan bahwa Anda bisa mengetahui jumlah yang ditulis dari Sukarelawan,Sewaktu mereka sedang menuliskan angka-angka mereka.Jika diperlukan anda bisa membuat Catatan Prediksi.

3. Berikut Cara cepat untuk membuat prediksi anda,Dari angka-angka yang ditulis oleh Sukarelawan,lakukan penjumlahan dari setiap angkanya yang ditulis
123 = 1+2+3=6
978 = 9+7+8=24
666 = 6+6+6=18

4. Selanjutnya anda ganti Pola menjadi :
-Angka pada baris pertama tambahkan dua buah nol (00) = 6+00=600
-Angka pada baris kedua tambahkan satu buah nol (0) = 24 + 0 =240
-Angka pada baris ketiga biarkan apa adanya = 18

5. Kemudian jumlahkan angka yang diperoleh yaitu : 600 + 240 + 18 =858 dan 858 adalah Prediksi Anda

6. Perintahkan pada Sukarelawan pertama untuk memilih tiga angka secara acak,masing-masing satu angka untuk disilang.
Misalnya Sukarelawan pertama Menyilang angka 1,7,dan 6
(1 disilang) 23
9(7 disilang)8
6(6disilang)6

7. Perintahkan pada Sukarelawan kedua untuk menyilang tiga angka secara acak,untuk setiap baris dari sisanya.
Misalnya Sukarelawan kedua Menyilang angka 3,8,dan 6
(1 disilang) 2 (3disilang)
9 (7disilang) (8 disilang)
6 (disilang) 6 (6 disilang)

8. Berarti Sukarelawan ketiga akan menyilang tiga angka terakhir yang tersisa,yaitu 2,9,dan 6
123 (semua disilang)
978(semua disilang)
666(semua disilang)

9. Sekarang jumlah ketiga angka yang dicoret tersebut adalah:

123
978
666
_____ +
858

10. Hasil Akhir buka Prediksi anda yang tadi anda Buka dan hasilnya adalah 858 dan selamat mendapat Tepuk Tangan Meriah dari penonton.

Kekuatan Arwah dengan Angka

Efek : Dapat membuktikan perbedaan kekuatan antara orang yang masih hidup dengan orang yang sudah meninggal.

Alat :
2 buah amplop
10 lembar kertas

Persiapan :

1. Siapkan 4 lembar kertas dan tulis angka yang terdiri dari 5 digit angka yang jika dijumlahkan hasilnya sama dengan 211111.
Misalkan anda menuliskan angka : 62924, 71636, 29367, 47184. Angka – angka tersebut jika dijumlahkan hasilnya sama dengan 211111.
Masukkan angka – angka tersebut ke dalam amplop pertama.

2. Siapkan lagi 4 lembar kertas dan tulis angka yang terdiri dari 5 digit angka (jumlah angka terserah Anda). Misalkan Anda menuliskan angka 74615, 25314, 73486, 91473. Masukkan angka – angka tersebut ke dalam amplop kedua.



Prosedur :

1. Sebelum permainan, bawa 2 lembar kertas yang masih kosong. Katakan bahwa Anda akan membuktikan perbedaan kekuatan antara orang yang sudah meninggal dengan orang yang masih hidup. Katakan juga bahwaa Anda akan bermain permainan angka dengan bantuan kekuatan ghaib agar prediksi angka Anda tepat.

2. Panggil 2 orang penonton naik ke atas panggung kemudian suruh penonton pertama untuk memikirkan 6 digit angka dari
1 – 9 yang diawali dengan angka 2. Tulis pada papan angka yang disebutkan penonton tersebut. Misalkan penonton tadi menyebutkan angka : 253749 (ingat, harus diawali dengan angka 2).

3. Suruh penonton kedua untuk menyebutkan 6 digit angka dari 1 – 9 yang diawali dengan angka 2. Tulis angka yang disebutkan penonton pada papan. Misalkan penonton tadi menyebutkan angka 295474.

4. Jelaskan bahwa Anda memiliki 2 buah amplop yang berisi angka – angka prediksi. Berikan amplop pertama kepada penonton kedua dan berikan amplop kedua kepada penonton pertama (lihat bagian persiapan : amplop pertama berisi angka 62924, 71636, 29367, 47184 dan amplop kedua berisi angka 74615, 25314, 73486, 91473).

5. Suruh penonton pertama untuk menuliskan orang yang paling dicintai yang masih hidup pada amplop yang ia pegang dan suruh penonton kedua untuk menuliskan orang yang paling dicintai yang sudah menuinggal dunia.

6. Katakan bahwa di dalam amplop tersebut ada 4 angka, padahal dibutuhkan 5 angka. Katakan bahwa Anda akan menuliskan lagi sebuah angka untuk masing – masing amplop agar angka – angka tersebut jumlahnya sesuai dengan angka yang ada di papan yang telah dipilih masing – masing penonton pada langkah no. 2 dan langkah no. 3.

7. Ambil kertas kosong untuk menuliskan angka kelima. Untuk amplop pertama (yang telah bertuliskan orang yang sudah meninggal dan dipegang oleh penonton kedua). Anda tulis angka dengan cara angka yang dipilih penonton kedua ( lihat langkah 3) dikurangi dengan 211111 (missal dalam kasus ini, 295474 – 211111 = 84363,  tulis angka 84363 di kertas dan masukkan ke dalam amplop pertama. Sekarang di dalam amplop pertama terdaapat 5 angka, yaitu : 62924, 71636, 29367, 47184, 84363.

8. Ambil lagi kertas kosong untuk amplop kedua dan tuliskan 5 digit angka terserah Anda karena berapapun angka yang Anda tuliskan, tidak akan mempengaruhi permainan (untuk contoh, tulis angka 87415). Sekarang di daalam amplop kedua terdapat 5 angka, yaitu : 74615, 25314, 73486, 91473.

9. Jelaskan kepada penonton bahwa orang yang dicintai walaupun telah tiada, sebenarnya masih dekat dengan penonton dan katakana bahwa Anda akan membuktikan kebenaran kata – kata Anda tersebut. Jika jumlah angka tersebut sesuai dengan angka pilihan penonton kedua, berarti walaupun orang itu telah tiada, masih mempunyai kekuatan.

10. Buka semua angka pada amplop pertama yang dipegang oleh penonton kedua. Jumlahkan kelima tersebut secara satu persatu. Pasti hasilnya sama dengan angka yang dipilih penonton kedua ( lihat langkah no. 3). 62924 + 71636 + 29367 + 47184 + 84363 = 295474  sama dengan angka pilihan penonton kedua (lihat langkah no. 3). Hasilnya tepat, karena amplop pertama bertuliskan orang yang sudah meninggal sehingga memiliki kekuatan magic.

11. Buka semua angka pada amplop kedua yang dipegang oleh penonton pertama. Jumlahkan kelima angka tersebut secara saatu – persatu. Pasti hasilnya tidak saama dengan angka pilihan penonton pertama (lihat langkah no. 2). 74615 + 25314 + 73486 + 91473 + 87415 = 352303  hasilnya tidak sama dengan angka pilihan penonton pertama, yaitu 253749 (lihat langkah no. 2).

Hal ini membuktikan bahwa orang yang telah meninggal bukan berarti telah tiada, melainkan kekuatannya yang masih ada di sekitar kita sedangkan pada langkah no. 11 hasilnya tidak tepat dikarenakan orang yang masih hidup hanya bias membantu jika dia ada di dekat kita.

Pesan : Berusahalah untuk lebih dekat dengan orang yang Anda cintai sebelum dia pergi meninggalkan kita agar kita dapat membantunya dalam segala hal, begitu pula sebaliknya.

I LOVE U

Alat dan Bahan :
Shampoo/handbody atau sesuatu yang lengket seperti lem cair.
Putung rokok kalao anda merokok, atau bisa diganti dengan sesuatu yang berbentuk seperti pasir atau butiran-butiran yang halus lah.
White Board dan Spidol, bisa diganti dengan Kertas dan Bolpoint
Selembar kertas bertuliskan angka 34073
Kalkulator
Cara Bermain : Anda menunjukkan lembaran kertas tadi yang berisi angka 34073, lalu anda mengajak kekasih anda untuk maju ke panggung, atau jika anda mainkan secara close up dengan kekasih anda saat sedang nge-date di cafe or saat sedang berdua saja, menurut saya malah lebih romantis. ^^
Well, kemudian anda melakukan hitung-hitungan seperti pada triknya Mas Wiku, Mathematic Extreme Prediction, kemudian anda meminta kekasih anda untuk menghitung menggunakan kalkulator, sedangkan anda hanya menggunakan kekuatan pikiran. Pastinya anda sudah tahu hasil akhirnya, sementara kekasih anda menghitung (pasti agak lama, kecuali kekasih anda adalah seorang kasir, ^^) anda malah menggosokkan abu dari putung rokok anda, atau tanah, atau sesuatu yang lain berbentuk butiran halus.
Dan prediksi anda sudah tertulis di lengan anda.
Triknya : Seperti yang sudah dijelaskan pada Matematic Extreme Prediction, kita menggunakan 5 baris angka disini. Bedanya, kitalah yang menentukan baris angka pertama, ketiga, dan kelima.
Angka 34073 adalah angka yang sudah kita tentukan sejak awal, berkatalah pada kekasih anda bahwa ini adalah baris angka yang biasa, yang anda ingin pakai untuk membuktikan cinta pada kekasih anda itu, namun dalam prosesnya, anda katakan anda butuh bantuannya.
Misalnya seperti ini, “Aku mau buktikan cintaku ke kamu. Aku punya sebuah kertas bertuliskan sebuah bilangan, dan aku mau kamu bantu aku membuktikan cintaku ke kamu, lewat bilangan ini.”
Lalu setelah anda menggombal seperti kalimat diatas, anda minta kekasih anda untuk menuliskan bilangan dengan 5 digit, berapa saja. Sekarang gantian anda yang menulis untuk bilangan ketiga, lalu giliran kekasih andauntuk bilangan keempat, dan terakhir, untuk bilangan kelima adalah giliran anda.
Seperti pada Mathematic Extreme Prediction, pada baris kedua dan keempat, dalam trick ini adalah bagian kekasih anda yang menulis angka dengan 5 digit berapa saja. Dan, pada saat bagian anda barulah anda mengatur agar jumlah tiap digit pada baris yang ditulis kekasih anda bila dijumlah sama dengan 9.
Kemudian anda berikan kalkulator dan mintalah kekasih anda untuk menghitungnya, sementara anda mengambil abu rokok atau bahan sejenis seperti saya sebutkan tadi. Nah, untuk persiapan, sebelum permainan ini dimulai, anda olesi lengan anda dengan shampoo. Agar abu rokok itu dapat lengket dan membentuk suatu Stigmata sederhana. Dan anda menulisnya jangan asal nulis 234071. Tapi cobalah bentuk seperti ini.
Tulis Stigmata tersebut di lengan anda dengan jelas. Dan saat didekatkan atau ditunjukkan lebih dekat akan membentuk suatu kata.
Anda boleh juga menambah abu pada titik-titik merah dan menghapus bagian yang berlebihan saat prediksi anda sudah anda tunjukkan. Supaya tulisan I Love U lebih gampang dibaca.
Supaya lebih enak, anda menulisnya sejajar dengan tangan saat direntangkan, sehingga sewaktu lengan ditekuk kedalam, angka akan terlihat menjadi “I LOVE U”.

Prediksi 1, 2, 3

Effek :

Jumlah koin Rp.500-an dikotak pilihan penonton jika ditambahkan dgn jumlah koin Rp.500-an dikotak magician adalah Rp. 21.000/ sesuai prediksi magician..


Persiapan :

- 2 kotak/ kardus tanpa tutup (anggap kotak ‘A & kotak ‘B)

- Koin Rp. 500 sebanyak 95 koin yg dimasukkan kedalam 2 kantong plastik transparan, dimana satu kantong berisi 55 koin & satu kantong lagi berisi 40 koin

- 3 amplop tertutup untuk prediksi, yaitu amplop ‘1 bertuliskan, “saya akan mengambil koin sebanyak yg tersisa dikotak sukarelawan”, amplop ‘2, bertuliskan “magician akan harus mengambil 13 koin lagi dari kotak yg dipegang” & diamplop ‘3 bertuliskan “magician sudah memprediksikan bahwa koin Rp.500 yang tersisa dikotak yg sukarelawan pilih & kotak yg magician pegang jika dijumlahkan adalah Rp.21.000 & dompet berisi uang Rp.21.000 milik magician (11 lembar uang Rp. 1.000 & 2 lembar uang Rp. 5.000)


Prosedur :


1. Sulap ini sangat baik untuk dipanggung/ on stage, jadi siapkan meja lengkap dgn kursinya plus banyak penonton

2. Magician bercerita bahwa sugesti positif akan memunculkan sesuatu yg luar biasa dimata para penonton& hari ini “saya akan memberi sugesti2 angka yg mungkin tidak anda sadari”. Magician memperlihatkan pada penonton amplop bernomor 1 ditangan kiri dan amplop no.2 ditangan kanan, lalu menurunkan amplop no.2 dan memindahkan amplop no.1 ketangan kanan dan amplop no.3 ada ditangan kiri. Lihat gambar 1 & 2.



Sebagai pembuka, magician meminta semua penonton untuk mengeluarkan HP-nya & penonton diminta memikirkan satu bilangan dari 1 sd. 10000. Magician mencoba memanipulasi pikiran semua penonton dengan memberi sugesti sebuah bilangan. Lalu para penonton diminta menambahkan bilangan yg dipikirkan tsb dgn 15 pada HP masing-masing, lalu hasilnya dikalikan 3, dikurangi 6, dibagi 3 lagi. Terakhir kurangi hasilnya dgn angka yg diawal dipikirkan. Suruh semua penonton mengingat hasilnya.

3. Contoh ; 25 + 15 = 40 x 3 = 120 - 6 = 114 : 3 = 38 – 25 = 13, ( 25 adalah angka penonton & 13 adalah hasil terakhirnya). Magician lalu tersenyum dan beranekdot, “sepertinya angka anda semua yg ada disini adalah angka yg identik dengan PNS diNegeri ini, sepertinya para PNS begitu mengharapakan gaji ke-13, “Saya yakin hasil akhir anda semua adalah 13”, pasti penonton terkejut.

4. Magician katakan itu hanya sbg pembukaan, masih ada yg spektakuler sebentar lagi.
Selanjutnya minta 2 orang penonton maju ke depan (sukarelawan dipilih acak)

5. Jelaskan bahwa magician membawa koin Rp.500-an, lalu perlihatkan 2 kantong plastik yg berisi koin Rp.500-an, & perlihatkan juga 2 kotak tanpa tutup yg ada di atas meja& 3 buah amplop yg dipakai nanti, bertuliskan 1, 2, 3 diatas meja.

6. Sebagai anekdot/ bahan candaan pesulap, katakan pada sukarelawan & penonton “karena sulitnya menemukan tempat menukar uang, saya mengumpulkan uang recehan ini hasil mengamen, silakan kalau mau dicek apakah asli/ bukan uang ini, jadi harap dimaklum koinnya kotor”

7. Tentu sukarelawan akan berkata ‘ya asli uangnya’, lalu magician meminta seorang sukarelawan memilih satu, dari 2 kantong plastik, magician beranekdot lagi ”saya belum sempat menghitung isi ke-2 kantong plastik berisi uang logam ini, karena pas mau dihitung eh’,,listriknya padam”. Pasti penonton tertawa (ini sebagai pengalihan pikiran)

8. Disini paksa sukarelawan memilih kantong plastik yg berisi 40 koin, magician memakai teknik forcing, jika penonton memilih yg berisi ‘55, katakan “ berarti ini untuk saya & yg tidak anda pilih untuk anda”, tapi jika sukarelawan memilih yg ’40, katakan ”Ok, ini pilihan anda, silakan diambil & berarti ini untuk saya”.
Gambar 3


Kantong Berisi 40 koin (Sukarelawan) Kantong Berisi 55 koin (Magician)



kantong plastic transparan berisi koin

9. Jika sudah, minta sukarelawan ‘2 memilih satu kotak antara A & B (yg mana saja, A / B), Jika sudah memilih kotak, minta sukarelawan ‘1 memasukan semua koin dari kantong plastik yg dipilihnya kekotak, magicianpun memasukan semua koin dikantong plastiknya kekotak 2.

10. Terus magician berbalik & meminta sukarelawan’ 2 untuk mengambil/ mengeluarkan kembali koin Rp.500 dari kotak yg dipilih sukarelawan. Sukarelawan boleh mengambil berapa saja. Kita anggap/ misal sukarelawan ‘2 mengambil acak sebanyak sebanyak 14 koin, berarti sisanya sebanyak 26 koin.


11. Minta sukarelawan 1 untuk membacakan perintah diamplop ‘1,“saya akan mengambil koin sebanyak yg tersisa dikotak sukarelawan”, berarti magician hrs membuang koin dikotaknya sebanyak sisa dikotak sukarelawan, hitungan harus benar!. Dlm hal ini sisa dikotak sukarelawan sebanyak 26 koin, maka magician harus membuang 26 koin dari 55 dikotaknya (sisanya 29 koin).

12. Minta sukarelawan membuka lagi amplop ‘2, & bacakan kembali untuk magician, “magician harus mengambil 13 koin lagi dari kotak yg dipegang”. Magician berkata “saya memilih angka 13 karena ingin membuktikan bahwa angka 13 bukanlah angka sial”, buktinya anda semua jawabannya 13 tadi, benar kan? & dgn membuang 13 koin lagi dari kotak ini, maka akan terjadi sebuah keajaiban”. “Ok saya akan membuang 13 koin lagi”. Penonton tambah heran dan bingung.

13. Terakhir persilakan sukarelawan ‘1 untuk membuka amplop ‘3 & bacakan keras-keras, sukarelawan pun berkata, “magician sudah memprediksikan bahwa koin Rp.500 yg tersisa dikotak yg sukarelawan pilih & kotak yg magician pegang jika dijumlahkan adalah Rp.21.000.



Hitung sisa koin dikotak sukarelawan & dikotak magician, maka dapat dipastikan berjumlah
Rp.21.000, dimana sisa koin dikotak sukarelawan = 26x500= 13.000 & sisa koin dikotak
magician =16x500= 8.000. Sehingga 13.000+8.000= Rp.21.000.

13. Magician menyerahkan dompetnya kesukarelawan & sukarelawan menghitung isi dompet, ternyata isinya Rp. 21.000, dimana ada 13 lembar uang kertas, Rp. 1.000 ada 11 lembar, dan Rp. 5.000 ada 2 lembar. Angka 1, 2, 3 berperan besar dlm permainan ini, percayalah!!


Rahasia :

Angka 13 = selalu muncul jika mengikuti rumus (n + 15 x 3 – 6 : 3 dikurang n= 13),
Prediksi = Jumlah koin sudah diketahui & diatur magician, uang yg ada dikotak penonton harus lebih sedikit dari isi kotak magician setelah dikurangi 13 lalu dikali Rp.500 ( 55 – 13=42 x Rp.500 = Rp. 21.000), walaupun diambil berapa saja jumlahnya akan tersisa 42 koin, asalkan koin yg diambil penonton tak melebihi 42 (diatas saya hanya memakai 40 koin). Kalau uangnya diganti Rp. 1000, maka prediksinya = 42 x Rp. 1.000 = Rp. 42.000.


Kesimpulan :
Inti dari permainan ini adalah ketika saya menggunakan 3 amplop lalu mengangkat amplop 2 & 1 (‘21) serta 1& 3 (’13), anda semua telah dimasuki dipengaruhi sugesti angka 1, 2, 3 dari saya. Sehingga munculah angka ‘13, Rp. (‘21).000 & ada ‘13 lembar uang didompet saya yg berjumlah Rp. ‘21.000!!. Ini semua bisa terjadi karena kekuatan pikiran, sugesti positif dan konsentrasi anda2 semua.

Magic Square 6x6

Langsung saja. Ini dia rumusnya:

ingin tahu kehebatannya?

1. Perhatikan contoh di bawah ini:




Pada kotak magic square di atas, masing – masing baris secara vertikal maupun horizontal jumlahnya sama yaitu 246 (tidak berlaku untuk baris diagonal).
2. Perhatikan juga di bawah ini!



a. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna ungu adalah 246.
b. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna hijau adalah 246.
c. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna orange adalah 246.
d. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
e. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna biru adalah 246.
f. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna kuning adalah 246.

3. Perhatikan lagi yang di bvawah ini:




a. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
b. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna biru adalah 246.
c. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna kuning adalah 246 .

4. Perhatikan lagi untuk yang di bawah ini!



a. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
b. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna biru adalah 246.
c. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna kuning adalah 246 .


5. Perhatikan lagi, keajaiban masih banyak



a. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna ungu adalah 246.
b. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
c. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna hijau adalah 246.
d. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna kuning adalah 246.
e. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
f. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna abu-abu adalah 246.

5. Perhatikan lagi, keajaiban masih barlanjut!!!



a. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna biru adalah 246.
b. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna merah adalah 246.
c. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna hijau adalah 246.
d. Jumlah 6 angka pada kotak berwarna kuning adalah 246.
Itulah beberapa keajaiban magic square 6x6. Sebenarnya masih banyak keajaiban - keajaiban yang lain tetapi nanti artikelnya jadi kepanjangan. Perlu Anda tahu, semua angka dalam magic square 6x6 tidak ada yang sama.
Tips : Jika Anda menghendaki angka - angka di dalam kotak berbeda - beda, maka masukkan angka pada baris pertama dengan selisih antara kotak A dan B, B dan C, Cdan D, D dan E, dan E dan F minimal adalah 12. Contoh: jika di kotak A Anda memasukkan angka 14, maka di kolom B harus selisihnya minimal 12, yaitu minimal 26.
Protected by Copyscape Duplicate Content Detection Tool

Delete this element to display blogger navbar